Tuesday, February 26, 2013

Musik Non tradisional Indonesia


Musik Campursari 
                                               merupakan corak baru music Indonesia yaitu music campuran dari music modern dengan keroncong, dangdut, dan gamelan Jawa. Awalnya adalah dari RRI semarang yang menyajikan music ini dengan instrument music keroncong yang di campur dengan gamlan Jawa. Lagu lagu yang di bawakan adalah lagu keroncong dan langgam jawa, seperti ali – ali, lela ledhung, lara branta, caping gunung, yen ing tawang ana lintang, puri gunung, dan putrid solo

Musik Keroncong
                                                Musik keroncong sebagai music nontradisional nusantara menjadi seni budaya nasional. Music keroncong dalam penyajiannya dikenal sebagai orkes keroncong. Pada tahun 50-an dan 60-an, pernah mengalami kejayaan, banyak penggemarnya. Keadaan music keroncong saat ini khususnya kalangan generasi muda kurang mendapat perhatian atau kurang penggemar. Meskipun demikian, keberadaan music keroncong harus tetap kita pertahankan dan lestarikan karena sebagai kekayaan budaya nasional

Musik dangdut
                                                Musik dangdut sebagai music nontradisional sering disebut music rakyat. Tumbuh dan berkembang dan di gemari rakyat.
a.       Asal Musik Dangdut
Musik dangdut asal mulanya berasal dari tradisional melayu yang mendapat pengaruh music India dan Musik Arab atau kolabirasi dari tiga music. Music dangdut dapat menyentuh dan menghibur masyarakat, lirik dan syair lagu nya bercerita tentang kehidupan masyarakat, mudah di cerna, dan di hafalkan, melodinya sederhana.

b.      Dangdut music campuran

Music dangdut sebagai music nontradisional melayu dan mendapat banyak pengaruh dari music asing sehingga dangdut menjadi music campuran atau kolaborasi dari berbagai music
Unsur – unsur yang mempengaruhi music dangdut, antara lain sebagai berikut
1.       Unsur music melayu
2.       Unsur music pop melayu
3.       Unsur music India
4.       Unsur music Timur tengah
5.       Unsur music rock

c.       Karakteristik music dangdut

Ciri khas dangdut kebanyakan mengutamakan irama kendang. Bunyi pukulan kendang merangsang orang untuk bergyang atau berjoged. Syair lagu dangdut banyak digemari masyarakat karena mudah dihafal dalam bahasa yang lugas. Kalimat atau syairlagu berisi tentang cinta, kehidupan manusia, derita, kritik social, pesan norma, dan pesan agama. Penyanyi dan pemanin music dangdut seringg membuat improvisasi dalam penyajiannya, dengan disertai gerak tubuh bergoyang.

No comments:

Post a Comment